Selasa, 04 April 2017

Puisi

Biar puisi ini disampaikan untuknya
Bilang ia tak perlu risau
Manisnya tak kan buat sakit gula

Kujanjikan tak akan ada dusta pada tiap baitnya
Tidak harus ia percaya
Baca lalu tersenyum
Cukup begitu saja

Sebab taulah aku dia tak percaya pria
Apalagi pujangga

Puisi ini ditulis dengan cinta yang cukup
Dengan tinta yang tak akan menyakiti siapa siapa

Cantiklah sipemilik puisi dengan perandaian perandaian yang kusebut
Bersama diksi diksi yang tak biasa

Ia boleh menentukan makna puisi ini sebagaimanapun yang ia suka
Tapi yang selalu ia artikan hanya dusta

Percayalah
Seperti tangan tangan yang melepaskan

Senyum laki laki baik boleh untuk disalah artikan
Karena maknanya tak punya ketetapan

Dibait bait terakhir ini
Aku maunya ia mengerti
Tidak hanya lelaki

Orang orang selalu berubah
Bertemu lalu berpisah

Tidak ada yang salah jika ditinggalkan ataupun meninggalkan
Yang salah adalah meminta

Salahlah sayang pabila cinta yang kau pinta
Sebab memintanya adalah kejahatan

Tapi manusia senang menjadi jahat
Terlalu tamak untuk membuat sekat

Cinta akan selalu membuatmu tamak
Tamak adalah dosa yang berlebihan

Maka cintai lalu lupakan
Sakitnya akan cukup
Tak akan pernah lebih

Abi_
MHM,
B