Jumat, 20 Desember 2013

Sebab Cinta

saat cinta datang lalu menghancurkan pilar pilar keteguhan
batas batas mulai retak tapi kau pertahankan untuk tak runtuh 

ego coba yakinkan kau dapat bertahan
tapi nyatanya cinta tak perlu bantuan waktu 
tak perlu kau lelah menyanggah
ia  memaksa sayang,, kau harusnya mengerti

pada akhirnya kau terpaksa menyerah
bukan karena hati kau katakan lengah
jangan merasa kau dapat membuang muka ketika cinta menyapa
jangan kira kau takkan terusik saat ia melirik

sebab cinta..
instrumen penyiksaan untuk jiwa yang tersesat dalam ruang kesendirian
lelucon murahan yang sengaja dibuat tuhan agar kau tau..!
kau tak sanggup digoda kesepian 

semudah itu kau menyerah..
semakin kau busungkan dada kau tegapkan badan
semakin cinta menawarkan keramah tamahan
tak perlulah kau berlagak menolak..

karena sayang..
jika kita memang tak ditakdirkan untuk mencinta
mengapa harus ada cerita adam dan hawa?
bagaimana kau berharap dunia ini tetap ada?

datanglah padanya..
katakan yang seharusnya..
bila ia perlihatkan keangkuhan
jangan kepala ikut kau dongakkan

berdamailah dengan cinta
walau dirimu kesakitan
beri cinta sebuah jamuan kehangatan
agar cinta sama tau

kau tak sehebat ketidakperdulianmu..

Kau tak cukup teguh
Kau hanya mainan tuhan yang rapuh



abi_
MHM-18-12-2013




Rabu, 20 November 2013

asal kau mengerti

bilamana aku mau akan kukejar
bilamana sudah inginku maka batu pun harus menunduk menyingkir dari jalanku
bilamana terbesit dibenakku itu mimpiku jangan salahkan angin karena terpaksa memutar arah untuk mendorongku

suatu masa aku lelah
takkan kuhujat angin sepoi sepoi itu
ia terlalu lugu
aku yang terlalu berharap disuap selalu

jikalau saja aku terbuai
itu bukan karena dunia menggoda
aku yang terlena
tak cukup kokoh kakiku memijak bumi
tak cukup kuat ragaku terus berlari

bahwa mimpi belum tentu dapat digenggam
siapa kiranya orang bodoh yang percaya dengan kepastian?
katakan padanya itu milik tuhan

tentang harapan yang tak jelas punya hubungan apa dengan kenyataan
siapa pula yang melarang orang berharap harap?
biar saja sayang.. biar ia mengerti apa itu harapan
biar dia paham makna kenyataan

bilamana aku terjatuh
tak ada yang boleh berkata aku rapuh..
biar aku menyeret nyeret badanku

bilamana aku terhempas ditanah
tak usah kau iba ayah

jika harus aku mati bersimbah darah
biarlah ayah..
asal kau mengerti
anakmu ini bukan lelaki lemah

MHM-20-11-2013






Selasa, 12 November 2013

aku tak mengerti

Pagi itu..
diantara haru pilu mengenang ia yang menebus harga diri bangsa dengan nyawanya.. ia yang menelan sebongkah derita tanpa mengunyahnya.. ia yang menyeret nyeret badannya yang menolak untuk tetap berderap yang hanya ingin segera meratap..

aku tertawa..
jangan kira aku berfikir semua ini hanya sandiwara sayang, dunia ini terlalu nyata untuk disebut fana namun terlalu fana untuk dikatakan nyata.. aku juga tertawa bukan karena segala tipu itu lucu atau semua kebenaran itu mengenyangkan..

aku hanya tertawa sayang..
menertawakan bagaimana manusia sanggup saling menguliti.. bagaimana manusia sanggup terlalu lama membenci.. yang aku tak mengerti bukan kata yang menyayat nyayat hati.. bukan.. aku tak mengerti bagaimana dengki bisa memberi doktrin untuk saling menuang racun saat tertawa minum bersama.. saling menggali lubang saat hendak melewati jalan bersama..

aku tak mengerti..
bagaimana bisa kepalanya sebesar itu saat berkuasa?.. bagaimana bisa ia senaif itu sedang ia berada dibelakang dusta?.. bagaimana bisa ia serakus itu sedang semesta pun rela membagi isinya

yang aku tak mengerti sayang..
mengapa mereka suka saling melukai.. aku tak mengerti bagaimana moral lenyap dari kami.. ya aku bilang kami.. anak anak bangsa.. bagaimana bisa  ia menelan kepala gurunya yang ia sindir "sang penguasa"
mereka bilang ia pahlawan
ia sang pemberani
ia si ksatria
ia daud yang menumbangkan sang gholiath
tapi aku bilang ia hanya boneka yang kehilangan hati untuk merasa.. akal untuk berfikir.. dan juga akhlak untuk menghormati.. tapi aku takkan bilang ia yang kehilangan tuhan untuk menuntun karena aku tau tuhan takkan meninggalkan hambanya
ia hanya boneka yang dikendalikan "sang penguasa" sayangnya dunia terlalu penuhi orang orang yang ingin berkuasa,.. ingin punya kuasa..

yang aku tau..
dunia ini memang penuh dengan kepalsuan
penuh dengan persimpangan
penuh dengan kepentingan

yang aku tak mau sayang
aku tak mau mengikuti dua kubu yang saling menyikut
biar saja kita melihat pertunjukan ini sayang


pertunjukan dimana manusia saling menyebar citra, saling memupuk dengki

untukku,
yang tak mengerti

MHM-11-12-2013

Kamis, 31 Oktober 2013

sayangnya..

Jauh..
disana nun jauh disana
mengintip diantara bilik bilik rindu
dia yang tak sengaja
membuat perjanjian dengan cinta

keruh..
air itu keruh
mengalir membawa segala macam cerita
lalu bermuara..
bermuara kesebuah telaga berbau duka
tercemar darah luka

kayuh..
kayuh sampan ini..
hingga tiba disebuah dermaga..
walau disana hanya kau temukan rasa kecewa

rapuh..
hati memang terlampau rapuh
semua kata maaf terbalas acuh tak acuh
segala kata memicing menuduh

keluh..
tak sanggup lagi mengeluh
saat harap tengah terbang namun menanti resah
saat itu pada kenyataan ia dipaksa kalah

sayangnya ia terlambat untuk sadar 
sayangnya tak ada yang menangkapnya saat ia jatuh




untukmu,
yang mengerti


MHM-31-10-2013




Rabu, 23 Oktober 2013

Aku hidup untuk apa?

aku.. sepotong daging yang diberi sedikit waktu..hanya sedikit untuk menjalani dunia dengan satu jalan buntu.. MATI.. apa aku.. apa aku sudah tahu?

aku memulai kisah dari sebuah lembah indah

berbekal harap.. lantas? pasrah..

berjalan diantara lorong lorong yang berhiaskan gundah

berbingkai harap yang terlampau indah

memilih setiap pintu yang berisikan kenyataan

menghindari setiap lubang yang dipenuhi khayalan

pada setiap persimpangan aku menegur untuk menanyakan arah
mereka menanyaiku kemana aku hendak menuju?
kukatakan pada mereka aku tak tau
ya kubilang aku sedang mencari
untuk itu aku berjalan
karena alasan itu aku disini didunia yang penuh kebimbangan ini

mereka memberiku pilihan..
ya kita semua pasti punya tujuan
mereka cekikikan
aku kebingungan

apa kau hidup untuk cinta?
aku bilang tidak seadanya
apa kau hidup untuk bahagia?
begitukah baiknya? aku balik bertanya
apa kau hidup untuk tuhanmu?
aku mulai meragu..

aku memilih pergi meninggalkan mereka
mereka tak tau apa apa
atau aku yang linglung tanpa pegangan cinta?

ya aku masih disini
dilorong lorong kosong ini
berjalan tanpa tujuan
melangkah tanpa tau arah

menyisipkan sebuah tanya untuk tuhan

AKU HIDUP UNTUK APA?

kembali lagi berjalan.. mencari tujuan


inspiring by CMD

MHM-23-10-2013






Sabtu, 19 Oktober 2013

kopi cinta untukku

Jika cintamu adalah gula
dan egomu adalah bubuk kopi

beri aku sesendok cintamu
ya aku hanya butuh sesendok saja sayang

lalu kau ingin mempertahankan makna diri
kau bilang harga diri
aku tau
beri aku secukup egomu
takar seberapa ia perlu

lalu 
seduh ia dengan air
biar mengalir
hangat sehangat senyummu

aduk ia agar cinta merata
tak mengendap hanya dibawah sayang

lalu hidangkan padaku
secangkir kopi cinta paling nikmat yang pernah ada

agar sayang..
agar ada yang menemaniku saat malam
agar ada yang membangunkanku saat aku lelah

saat aku lelah..
saat hati disesaki gundah


MHM 18-10-2013





Selasa, 27 Agustus 2013

pesiar yang karam

aku melangkah..
harus melangkah
tapi kemanakah?
apa daku tau arah?

aku melaju
punya titik tempatku menuju
tapi dapatkah daku?
sedang aku tak mau memburu

kini sayang
hanya angan yang dapat buatku melayang
terbang..

bahkan ketika aku telah punya tekad
pada rayu ia kalah kuat

ketika aku mulai punya niat tuk memburu
pada nafsu ia melayu

namun ketika aku hanya diam
tekadku malah mendendam
sayang tak menggenggam
hanya bak pesiar yang karam
yang gemerlapnya ditelan laut dalam

terkadang ketika aku menanyakan arah
aku dikira tak tau tujuan melangkah

tidak sayang
tidak
aku tau kemana harus menuju
tapi tak tau jalan mana yang aku mampu

atau bisa saja jalan terbelah dua
dan aku mengharap harap tuhan beri cahaya

ah apa daya..
aku memang hanya peminta

MHM-27-08-2013


Senin, 26 Agustus 2013

A

A
memang kata harus dimulai begini adanya
sampai titik menggelitik beri tau tuk berhenti sedetik..

A
kata kata ini harus punya tema..
tak harus tentang cinta
mungkin tentang duka?
atau angan yang sia sia?

A
kau harus bawa kemana arah cerita
mengapa angan itu sia sia?

A
dimana latar cerita yang kau bawa..
dimana angan yang kau genggam mengembara
melayari setiap jengkal samudera
tapi apa?
sia sia

A
apa makna?
ketika waktu kau ludahi percuma
bak detik bisa kau atur saja
bagaimana?
sia sia

A
sampai dipenghujung cerita..
sarat akan kata kata menggema
tapi angan masih buat hatimu bergelora
mengapa?
karena kau hanya mau menggantung cita
tak perduli walau susah kau gapai asa

A
bagaimana akhir sebuah cerita?
tunggu saja

hingga tuhan menutup hidup
dengan titik yang buat cahaya meredup

A
Hidup Harus Punya Makna

MHM-26-08-2013

Rabu, 17 Juli 2013

APA KEPANTASANMU?

rapuh..
bagai ranting kering
yang biarkan daun terhembus jatuh..

aku berbanjir peluh..
keluh..
apa nikmat sudah kudapat penuh..

hina..
bagai bangkai yang ditolak pemakannya..
merana..

aku bergelimang harta..
dosa..
aku takut tenggelam didalamnya..


tak berarti
bagai debu yang dihembus angin pergi
merugi...


tersentak daku ketika batin menyalak..

apa kepantasanmu lalai dariNya?

dari dia yang beri kau hidup didunia..

apa kepantasanmu mendongakkan kepala?

dari dia yang maha sempurna..

apa kepantasanmu berbuat aniaya

sedang rabb mu menyayangi semuanya

tapi mengapa aku masih buta?
mengapa?
karena aku masih punya orang yang kucinta..
yang masih bisa kubagi cerita duka atau derai tawa

tapi bagaimana?
bagaimana?
jika mereka telah tiada..
bagaimana jika tuhan dengan tanpa ragu mengambilnya

apa aku boleh membentak
memaki dengan sisa sisa keangkuhanku?
sedang bunda memang miliknya?
sedang kita semua memang ia yang punya?

mentari memang baru terbit..
tapi apa aku tau kapan senja tiba?

kadang aku mengumpat..
pada nasib yang salah tempat.

tapi pantaskah daku?
sedang nikmat bahkan tak terhitung olehku?

lalu ketika aku berfikir kapan dijemput?
aku tak teringat bekalku yang hanya sejumput

lalu apa daya aku memelas ampun..
 sedang dosa kubuat beruntun


ya rabb...
pada maaf yang kubawa diatas tanganku..
yang kuharap tak dihembus anginmu..

ya rabb..
pada sesal yang kubawa bersama air mataku..
kuharap tak kau anggap palsu

MHM-17-07-2013


Senin, 08 Juli 2013

dengar keluhku




fajar.. memulai sebuah kisah raga yang kekar
nada mendayu dayu dalam batin yang telah terbebani senyummu..senyum memukaumu
dan betapa raga telah layu oleh rayu kemana arah tatap matamu
terkadang aku boleh berharap semua cinta akan terserap
tapi sayang nyatanya tersingkap pada cinta lain yang melalap.. aku bersiap tentukan bagaimana bersikap
sayang kau tau bagaimana rasa ini.. kau tau betapa dalamnya.. kau tau terlampau harapku tentang cinta.. aku hanyut ketika arus berkata..
cinta.. bisakah kau sisihkan secuil saja?.. atau hanya remahnya saja.. ah aku terlalu bodoh jika mengais ngais hatimu
tapi sayang aku tak berkeberatan menjadi orang paling tolol karena kau tau aku memang terlalu lemah ketika cinta itu menyapa
pernah dalam malam aku bertanya kenapa tuhan ia bukan untukku?.. aku tak malu rembulan cekikikan menertawaiku..mengapa?
jangan kau tanya mengapa sayang karena bahkan aku tak tau jawabnya..hanya saja bagaimana aku tunduk oleh cambuk dan tatapmu yang menusuk
dan bagaiman bisa aku mencabut duri cemburu.. ketika kau mengagumi cinta yang baru?.. ah sayang andai kau yang rasakan
kepastian bahwa cinta bukan kutukan.. aku benci ketika rasa terlalu banyak kuberi.. sementara kau tak pernah melirik pada hati ini
kucoba melangkah menjauh dari cinta yang salah.. tapi apa daya sayang aku tak tau arah
aku tak marah.tak pernah atau mungkin tak akan pernah sanggup.. bukan sayang ini bukan tentang kamu. tapi tentang cintaku yang berbalas semu
hanya pada kehangatan tuhan aku bisa mengadu tentangmu.. tentang rasaku.. atau tentang harapku.aku.. hanya debu yang tak diperdulikan angin
MHM-09-07-2013..inspiring by WW
from someone to someone

Senin, 01 Juli 2013

kata waktu

Malam...
dikata engkau kelam..
sampai mentari mengucap salam..

Pagi..
dalam angkuh dingin sepi
sampai datang hangat mentari

senja..
pada indah garis merah jingga
sampai mentari menutup mata

Dan pada keagungan waktulah aku meragu
atau merengkuh karena duri rindu..

engkau dikata purnama
ah tidak sayang malamku masih gelap gulita

engkau dikata mentari
ah mengapa pagi masih dingin sepi?

engkau dikata permata
tapi aku masih belum kaya

engkau dikata mawar..
benar sayang tapi durimu terlampau tajam

lalu engkau dikata racun..
aku bisa cari penawarnya..

dan engkau dikata belati
aku meragu untuk menghindari

ah engkau terlampau tajam untuk mengoyak janji

tapi sayang pada keraguan terhadap cinta
atau duri yang bawa kata setia
rindu tak dapat kucerna

karena walau sayang belum terucap
aku tau ia telah menancap

tapi sayang aku ingin mencabutnya.
mengapa?
karena hanya akan buat derita

dan pada ketegasan janji
aku berlutut menghinakan diri


MHM-02-07-2013


kata maaf sang benalu

sore ini terlampau nyaman hingga badanku menolak diajak bersusah payah maka aku hanya duduk diserambi depan teras rumah teman ayahku tepat didepan sungai dikampung terpencil.. aku duduk tepat disebelah ayahku yang sedang berbicara dengan orang orang kampung dengan bahasa yang sama sekali tidak dapat kumengerti maka kuputuskan berpaling melihat sebuah benalu yang tumbuh dibatang sebuah pohon yang sedang bersusah payah mempertahankan hidupnya.. aku tersenyum simpul menatap sang benalu yang subur ditengah rusaknya sang pohon

sang benalu menyentak..

kau pikir aku tak berguna kan? tak tau diri kan?

ah tidak aku hanya kasihan pada sang pohon

begini jangan kau pikir aku makhluk sadis yang tak mengiba.. aku punya jalan sendiri dan memang ditakdirkan untuk jadi "sang benalu"

lalu apa pohon itu juga ditakdirkan untuk jadi "tempaat bagi sang benalu"

ah bukan maksudku begitu.. aku tak tau apa apa masalah itu .. itu urusan tuhan

apa kau tak merasa bersalah?

ah nak.. walau begitu apa arti kata maaf yang kuucapkan setelah aku memaksa pohon itu mati untukku?

hanya maaf benalu.. hanya maaf.. hanya untuk menunjukkan rasa simpatimu..

nak.. kurasa kau masih perlu banyak belajar.. kata maaf sang benalu kepada inangnya adalah kepalsuan sesungguhnya.. dan sudah terlalu banyak kepalsuan didunia ini

terlalu banyak?

sebanyak senyum palsu orang orang yang menggenggam belati dipunggungnya..

bagaimana kau tau itu semua palsu?

kau akan tau nak.. akan tau.. karena ketulusan dapat dirasakan..

apa pohon tak pernah menyampaikan keluhan?

tentang itu nak.. tanya saja pada sang pohon..

senja telah tiba mengantar garis merah jingga yang indahnya tak berbatas.. walau hanya sementara.. ayah bersiap mengajak aku pulang

MHM-02-07-2013

Senin, 17 Juni 2013

Duka yang Dibawa gagak hitam

Ia meringis.."aku bahkan tak lagi sanggup menangis"

sedetik kemudian ia megeluh.."kenapa gagak itu terlalu riuh?"

Langit tersedu sedan untuk beberapa saat sebelum akhirnya menumpahkan tangisannya malam ini..malam mencekam ini..

aku menghampirinya.. orang yang terlihat cukup tegar tapi hatinya mudah menggelepar..terlempar.. jauh diatas gunung yang kekar

malam ini ia telah pergi..
jauh
sangat jauh

ya jauh..
tapi bukankah kita harus menaikkan sauh?
kapal tetap harus berlabuh

tidak tanpanya..
aku tak mampu hidup tanpa arah darinya..

lalu bagaimana selama kau belum bertemu dirinya..

ah tutup mulutmu.. kau tak tau apa apa tentang duka yang dibawa gagak itu..

ya kau benar.. aku tak tau..

aku melangkah lalu berpindah duduk disebelah orang tua yang seharusnya paling terbenam duka.. aku menatapnya.. ia tersenyum..

batinku tersentak jenis senyum macam apa ini?
apa artinya senyum itu?

itu senyum kelabu.. kabut api duka yang menyulut..bulan memberi aku jawabnya

ketika aku hendak mengeluarkan sebuah pertanyaan orang tua itu menatapku.. dalam..   walau matanya tak tajam..

pada akhirnya air akan selalu mengalir ke hilir kan ..

tapi apa duka itu tak terbenam dalam?

tentang itu sayang.. bahkan rembulan tak punya cukup air mata untuk duka ini..

aku terdiam tak mengerti.. tapi aku tau ia sudah punya cukup garam kehidupan untuk membuat asin seluruh lautan

Ia tersenyum lagi melihatku yang kebingungan lalu bersajak

aku merengkuh memaki gagak yang angkuh
aku mengeluh memelas pada takdir yang telah mengangkat sauh

tapi kau harus tau sayang
aku tak mau terkekang oleh duka yang mengembang
aku tak mau berpengangan pada perih yang mengambang

biar aku tenggelam
dalam belaian lembut kenangan yang dibawa malam

kau tau sayang..
perpisahan memang membawa duka.. menyayat luka.. menghantam derita..
tapi kau harus mengerti dunia memang hanya panggung sandiwara..

jadi apa aku harus tersenyum ketika mengahadapi perpisahan yang menusuk bak jarum?

ah tidak sayang..
tidak...bukan itu seninya..
Kau hanya tidak boleh meringis nangis

MHM-17-06-2013






Jumat, 14 Juni 2013

balas sajak

awan kelam dan petir menyambar nyambar didinginnya  tetes hujan.. aku tak tau dimana rembulan jadi aku berbalas sajak dengan temanku

Ternyata aku terlalu terjatuh kedalam eratan bayanganmu

dan aku terperosok dalam sebuah sosok? jalan berkelok? atau ayam tak akan lagi kudengar berkokok?

bacalah karyaku, maka kau akan tahu, betapa mengharapnya aku, untuk hatimu

pahamilah sajakku maka kau akan mengerti daku.. betapa hatiku telah.. telah lenyap dalam seberkas sinar matamu

mungkin kau takkan mengerti, tapi kan ku tarik jiwamu untuk memahami, isi hati yang selalu tertulis namamu

dan kucoba mengukir diatas prasasti yang kikir atau akan kutulis dipasir walau ombak akan dengan tanpa enggan melalapnya

tiada waktu yang bahagia, kecuali engkau dengan rela menanyakkan keadaanku, seolah kau memperhatikan jejakku

waktu.. seperti ombak yang hanya menyapu.. berlalu? seiring langkah kau selalu bertanya arah tapi daku? aku Lelah

ku coba berkaca pada jejak yang ada, ternyata ku sudah tertinggal dalam cintanya, bahkan jauh tertinggal

dan aku cukup jauh untuk menarik sauh..atau tak tergetar tuk lari mengejar karena sayang.cintamu telah cukup terbenam..dalam

embun pagi membasahi jiwaku yang sedang kehampaan, kini hanya suatu ungkapan rasa kecintaan, untuk mengejarmu yang tak terdengar

kenapa suara suara cinta itu tak menerpa? apa karena hati adalah ruang hampa? atau kalbu memang masih meragu?

sesaat rembulan itu merayu, jangan burung burung berbisik, jantungkupun berhenti berdetak untuk beberapa letak

lalu mentari mengusik.. panasnya sungguh terik lantas ketika ia melirik apa harus duhai hati engkau mendelik?

musiknya bermain dengan indah, seperti wajahmu yang indah, dan elok tak terbayang

nadanya terdengar syahdu.. seperti senyummu yang kuasai batinku..lumpuhkan ragaku

hanyut di alam lepas, dan gembira di saat wakttu mulai terbiasa

lalu terhempas dalam palung tak berbatas.. dan terluka disaat waktu mulai berkata

tatap matamu, menghancurkan khusyukku, dan memainkan batinku

gerak gemulai ragamu.. menelanjangi wibawaku.. mencairkan dinginku

menghasut gelora cinta yang tak ada tujuannya

yang tak terukur dalamnya.. dan mengapa oh rembulan hatinya tak kunjung kudapatkan?

karena begitu sulit ia di raih, dan begitu rumit tuk di cintai

ah sandi mana yang tak terpecahkan.. rumus mana yang tak terkerjakan

hanya sandi cinta yang bekerja, yang melekat di hati para remaja

hanya sandi cinta yang bekerja, yang melekat di hati para remaja

lalu bagaimana memecahkan sandi hati agar dikau mengerti?

cukup kau pandangi ia, dan kau resapi setiap makna yang ia beri

apa ketika ia kau pandangi pintu hatinya akan terbuka sendiri? perlukah ia sebuah linggis?



angin terlalu menunjukkan egonya malam ini maka aku masuk kedalam peluk hangat rumah

MHM-ABP 14-06-2013


Angin

Dan senandung merpati dipagi dingin membawa segenggam sinar mentari yang masih mengintip disela tumpukan awan. aku mencoba bangun dan menikmati sedikit kesejukan yang akan segera ditelan habis oleh sang mentari.. setelah cukup menikmati sejuknya embun pagi aku belum siap memulai hari maka aku putuskan untuk sedikit merenung.. sebuah permasalahan.. ya aku butuh itu.. tapi suasana hatiku sedang riang maka aku mulai memikirkan seorang yang membuatku mengalahkan riangnya kelopak bunga yang mekar dipagi itu..kau mau tau ia seperti apa teman?

burung berkicau menghamburkan lamunan tentang risau.. ayam berkokok kurasa coba beritahuku itu akan berkelok.. sedikit rintik hujan akan artikan bahwa ia mungkin bisa kau dapatkan.. tapi mentari bersinar terlalu terang dan bisa kupastikan ia coba mengatakan apa kau mau melawan janji yang telah tertanam dalam?

Aku memulai cerita baru dipagi itu.. datang karena ingin menelan ilmu.. tapi apa daya aku punya sedikit cerita.. cerita cinta? kurasa bukan hanya cerita tentang rasa. maka aku menelusuri setiap detik dipagi itu tanpa resah gundah sebelum tatapan itu merangsek masuk cukup dalam kekalbu.. apa aku mencintainya? ah kurasa tidak ada rasa yang lain..

hari itu kurasa mentari cukup bahagia.. aku hanya duduk.. bersama teman dengan sebongkah cinta tanpa rekayasa.. tapi ia datang lagi kali ini membawa senyum yang buat kakiku hampir tak sanggup lagi berdiri.. apa aku mencintainya? ah kurasa bukan..

detik yang enggan pergi walau kuusir sekuat hati akhirnya beerlalu maka malam ini hati seperti tak disini lagi.. mungkinkan angin yang hembuskan ia pergi.. atau bulan yang mengambil tanpa permisi.. atau mungkinkah ia yang merenggut dan tak akan kembali..apa dia seorang pencuri?ah kurasa tidak aku akan menemukan hatiku esok hari

dan aku tenang ternyata aku benar malam itu angin menerbangkan hatiku pergi bersama sebongkah harapan tak pasti? ah itu pasti.. tak sampai?.. aku hanya tak boleh lalai

apa lagi yang dibawa angin pergi malam itu?
kenangan.. bukan.. kurasa sedikit memori masa lampau yang agak sedikit kacau

jadi apa angin juga bawa rasa itu pergi?
mungkin..ah dia kembali menusukku dengan tatapannya pagi itu..

MHM-14-06-2013

Sabtu, 08 Juni 2013

balas sajak

bulan menatap sendu malam ini aku mengabaikannya untuk berbalas sajak dengan temanku, mungkin ia cemburu ..\

mengapa di malam sejuk, bayangmu terasa seakan memeluk?

mengapa dipagi sendu bayangmu terasa merayu?

sesosok ragamu, menyatu dalam hempasan palung jiwaku, yang tak pernah berlari dalam ingatanku

kenapa embun jatuh terlalu pagi sedangkan diriku belum dapat menggapai hati?

karena diri engkau telah larut dalam kesedihan, dan takkan mungkin cintamu terbalaskan

ah mengapa dirimu terlalu cepat menyimpulkan sedangkan mentaripun dapat ditutupi awan? biar tuhan mengatur alur cerita cinta

dan kini puisiku kembali tercipta, kedalam batin yang maha indah, andai engkau bunganya, akan ku beri kau cinta

lalu engkau dengan tanpa enggan menghapus sajakku lalu menyianyiakan syairku. ah bunga itu indah sayang durinya menengadah

ketika wanita itu berjalan, maka lekas daun itu berterbangan, dan dia diikuti oleh sang rembulan, begitu mengesankan

dan bahkan mentari menyinarinya dengan enggan..lantas apa harus hati ditaklukkan?

hatiku berkata, inilah waktu yang tepat, untuk memberikan cinta, dan pantas untuk di balas

dan lalu bulan menyeringai cinta akan membuatmu lalai

tak akan pernah tercapai, oleh sajak yang terlalu mengurai

tak kan pernah menyentuh oleh syair yang tak membuat hati luluh

lalu, seseorang wanita yang aku tuju, adalah orang yang mampu membuat hatiku syahdu

dan wanita yang aku mau adalah wanita yang dapat membuat mataku tersipu, hatiku me layu, dan ragaku kaku

taukah jikalau cinta menggoda, hati siapa yang mau menolak akan adanya

tak akan ada hati yang sanggup menolak cinta tapi ada hati yang terlalu dibuai benci

itulah sebab cinta mengapa, terlalu mudah untuk di terima

apa cinta memang mampu menuliskan rasa dilangit biru atau sanggup buat mawar jadi biru?/

tak ada yang tau, sebab rasa cinta selalu lebih baik dari sebuah ilmu

ah bahkan seorang pujangga yang mencari cinta akan tersipu jika ditertawakan ilmu


aku kembali melirik bulan. ia mendelik aku putuskan untuk berbalas sajak lagi dengannya

"Jika cinta memang bisa menulis rasa dilangit biru atau buat mawar jadi biru dan bahkan buat ilmu tak lagi perlu kurasa ia dapat buat diriku tersipu malu"--bulan ikut bersajak

MHM-ABP 08-06-2013

Minggu, 02 Juni 2013

hingga daku menggenggam bintang

hingga aku menggenggam bintang..

Malam sudah larut aku masih berusaha melunakkan ilmu yang akan kujejalkan kekepalaku. mungkin aku satu satunya orang yang masih terjaga malam ini dirumahku, untuk apa?. untuk apa belajar terlalu keras? untuk apa mendapat nilai bagus diselembar kertas?. pertanyaan bodoh yang harus kujawab dengan tegas.
masa depanku tidak ditentukan oleh selembar kertas hasil ujian"-- Thomas edison. kata kata yang dipegang seorang pemalas. kau tau teman kapan thomas edison mengatakan kata kata seperti itu? ya dia mengatakan kata kata seperti itu saat  dia telah berada di puncak yang tinggi. jadi apa kau tau kau akan bersahabat dengan masa depanmu? apa kau tau selembar kertas itu tak akan membantumu?

kau harus berlayar untuk mencapai tanah seberang.
kau harus menyelam untuk taklukkan laut dalam
kau harus mendaki tuk capai puncak tertinggi

jadi aku harus melakukan yang terbaik disetiap kesempatan yang kumiliki

aku harus melewati padang pasir yang tandus
atau menapaki gunung tinggi tanpa rasa haus

aku mungkin akan menolak purnama bulan
atau melawan mentari demi sebuah khayalan

aku tak boleh mengaku kalah pada dinginnya air malam
atau dipaksa tunduk oleh detik yang suram

bahkan aku tak boleh lalai oleh rayu mawar
atau mati karena ditikam manja yang kekar

karena aku tak mau ditertawakan bulan
karena daku ingin menggapai segala harapan

aku tak akan berhenti berlari
hingga sentuh puncak tertinggi

Hidup akan kutantang
Hingga daku menggenggam Bintang


MHM 2-06-2013

Rabu, 29 Mei 2013

bahkan cinta dapat buat mawar jadi biru

Ehm  bahkan cinta dapat buat mawar jadi biru

Aku berjalan lunglai ditengah taman bunga ditempat asal ayahku.. ya kampung halaman yang terpelosok masuk ke pedalaman. Hari ini begitu panas jadi aku berteduh dibawah sebuah pohon yang kata ayahku lebih tua dari umur Indonesia. Aku melamun tentang banyak hal dan entah kenapa ketika melihat bunga bunga nan indah dihadapanku aku dibuai oleh lamunan tentang seorang gadis yang matanya memberi aku sinar kebahagiaan, sebuah mawar merah cekikikan disampingku

“Ciee yang terbuai cinta”

Ah tidak aku hanya mengaguminya” pipiku memerah

jangan mengelak dari perasaaan itu akan menimbulkan penderitaan”

dia cantik sungguh cantik senyumnya membuat lututku lemas”

kau mencintainya?

Aku belum dapat mengerti arti cinta”

Ayolah kau menghabiskan waktu cukup banyak hanya untuk memikirkannya” mawar menggoda

Apa itu yang disebut cinta?”

Ha ha ha coba Tanya hatimu?”

Aku belum mengerti apa apa tentang cinta”

Memang kau tak akan pernah mengerti tentang cinta jadi cukup pahami dan rasakan cinta itu”

Apa arti cinta menurutmu?”

Cinta itu ketika kau mampu dan mau memperjuangkan, mempertahankan , dan bahkan mengorbankan dirimu untuknya”

Beri aku sajak tentang cinta!”

Kau dapat menyelami laut terdalam
Kau dapat mencapai puncak tertinggi
Bahkan kau dapat berjalan diatas bara api
Hanya karena dicambuk dan dimabuk Cinta”

Apa aku sudah pantas merasakan dan memahami cinta?”

Bahkan tuhan mengusir dua orang pertama dimuka bumi ini dari surga dengan menanggung rasa cinta”

Abii” mama memanggilku dari jauh dengan membawa beberapa mawar yang sudah dirangkai ditangannya aku melirik kemawar disampingku yang sudah membisu lalu tersenyum. Aku menghampiri mamaku menatap matanya yang berwarna orange itu sejenak mata yang teduh dan menyejukkan lalu aku sadar

Aku, Muhammad Hasby Murtaza Daulay telah mengerti Cinta


MHM 29-05-2013

Jumat, 24 Mei 2013

Awan Hitam jangan buat malam jadi kelam..

Awan Hitam jangan buat malam jadi kelam..

                Aku terbangun seperti biasa karena malam mungkin merindu jika aku tak ada.  Jadi aku kembali duduk ditempat duduk yang langsung menghadap layar besar tuhan yaitu langit. Dahiku mengkerut.. malam ini berbeda langit tampak polos.. aku tak dapat menemukan senyum bulan ataupun kerlingan bintang. Jadi aku hanya terduduk kecewa merenung.. menulis sajak yang harusnya  kudiskusikan dengan bulan jika ia ada. Dan ketika aku mulai melirik lagi kelangit awan menatapku cukup dalam..

“Apa kau tak suka aku disini?”  awan mendelik

“Aku hanya ingin bulan membantuku” banyak hal yang belum kumengerti didunia ini dan aku hanya punya sedikit waktu untuk mencoba mengerti”

“Seperti Mengapa awan hitam menutup sinar bulan?” mengapa awan hitam  buat malam jadi kelam?”
Dengar.. Selama masih ada cahaya disitu juga akan ada bayangan.. kau dapat merasakan apa arti bahagia karena kau sudah mengerti bagaimana konsep derita atau perih luka”

“Kenapa kau harus menutup bulan? Kenapa kau tidak berbagi tempat saja dengannya?”

“Langit tidak seluas yang kau lihat” tak ada tempat bagi yang kalah
“Apa kau masih berharap aku pergi?”

“Aku tidak suka malam menjadi kelam”

“Tak akan ada cahaya jika tidak diawali kegelapan” awan menatap tajam

Apa yang baik dari kekelaman?”

“Saat hati kelam dia akan menjadi lebih kuat”

Beri aku satu contoh”

Saat kau mengalami perpisahan yang paling memilukan kau akan mencoba mengerti untuk apa sebuah pertemuan, untuk kenangan, dan saat kau sudah mengerti untuk apa kenangan diciptakan kau akan paham apa yang mengisi kehidupan..

“Jadi aku harus menerima malam kelam?”

“Kau harus menunggu cahaya terang”  awan hitam menghilang..

Dengan secercah harapan mentari menyapu awan hitam.. habis tak berbekas..
Aku tersenyum kepada mentari, lalu melirik tetes embun
Kegelapan punya banyak pembelajaran..

ku coba bersahabat dengan gelap..


MHM 24-05-2013

Sajak Pujangga

Aku terdiam..
Bulan membisu..
Bintang sedikit membisik..
Tapi dunia ini terlalu berisik

Aku termenung
Awan melirik
Matahari menatap sendu
Coba artikan hidup untukku

Angin buai berita
Bahwa semua cerita
Berawal dari manis derai pertemuan
Berakhir dengan pahit kata perpisahan

Bukan aku mencoba melawan arus cerita
Atau bersaing dengan terik pahit cinta
tapi hidup bukan sajak belaka
atau hanya merangkai kata

Dan saat aku terlalu jauh berlari
Kuputuskan berhenti
Biar air mengalir
Biar angin berhembus semilir


MHM

Mawar Biru

Saat mata saling beradu
Didunia ini rasa hanya tinggal Satu
Tinggal rayu atau diam semu
Tinggal rasa yang buatmu lupa ibu

Saat orang ceritakan indahnya cinta
Engkau lunglai tak berdaya
Jauh samudera tinggal sejengkal saja
Tinggi langit bak diatas kepala

Kala kau terpana matanya
Kau mulai coba artikan cinta
Tentang apa sebenarnya ia
Apa seindah yang orang kata?

Kala ragam mawar hanya bak belukar
Tatapmu buatku tak lagi kekar

Saat kita saling bisu
Mawarpun jadi biru
Matamu buat ragaku beku

Saat kau dengar sadisnya cinta
Kau tak akan menyangka
Sekejam apa ia
Saat ia menusuk membelah dada

Dan apapun itu
Apapun cinta itu
Kurasa sanggup buat mentari malu
Atau bahkan buat bulan tersenyum sendu

MHM

Rabu, 15 Mei 2013

AH MENGAPA MENTARI MENGUSIR MALAM TENANG..


AH MENGAPA MENTARI MENGUSIR MALAM TENANG..

aku terduduk dihalaman rumah yang cukup luas, ditemani secangkir kopi beberapa roti dan kertas bersama teman setianya pena. Menulis atau sekedar melamun biasa kulakukan, ayahku bilang aku harus mencoba tidur tapi kurasa malam tidak mengijinkan, jadi aku disini, sedikit melupakan masalahku disaat mentari masih berkuasa dilangit,mencoba memikirkan apa yang harus kulakukan untuk bisa berdamai dengan masa depan. Saat aku sedang asik berfantasi dengan segala harapanku aku dikejutkan oleh sebuah kalimat.

“Harapan itu adalah rasa sakit yang panjang” bulan tersenyum

“aku tidak terlalu berharap” aku membela diri

“sudahlah tidak perlu malu padaku”  bulan mendesak

“ kurasa banyak hal dalam hidup yang masih perlu diharapkan, kurasa terkadang ada harapan yang menguatkan” aku mendesah

“ayolah, bahkan langit berharap dapat menginjak bumi, Bahkan mentari berharap dapat menolak senja” harapan didukung kesetiaan untuk menunggu.. hanya menunggu.. tak berbuat, tak melakukan, kau harus berhenti menjadi seorang pengharap

“jadi apa kau tidak berharap untuk menahan mentari mengusirmu?”

“terkadang ada hal hal yang tak perlu diharapkan. Seperti kau yang mengharapkan malam menghapus siang! 
Dan ternyata malam hanya mempersilahkan siang datang “

“Apa aku harus berhenti berharap?”

“tidak, kau harus berhenti menjadi seorang pengharap!” bulan kembali membisu

Seiring mentari yang datang dengan tawa lebarnya aku tersadar.kulihat jam dinding yang cekikian menertawaiku yang terbuai waktu. Aku bergegas sebisaku untuk memulai hari baru lagi. Cerita baru lagi


Ah mengapa mentari mengusir malam tenang..
Aku tersentak oleh harapan

MHM 5-15-2013

Jumat, 08 Maret 2013

Syair Kematian


Hari ini aku telah melihat banyak kematian. Hal angkuh yang tak menghiraukan apapun tak mengindahkan kepentingan siapapun, dia hanya datang dalam dinginnya dan ketika kau berkedip dia meninggalkan kekakuan dalam seonggok jasad, ya saat itu kau rasakan perihnya saat dia merenggut dan membuat jurang pemisah diantara kalian , saat itu saat kau baringkan ia lalu kalian mengelilinginya, aku suka saat itu , saat semua mata tulus tanpa kepura puraan saat semua cinta murni tanpa rakayasa,
          dan saat kulihat dia yang disudut sana hanya diam tanpa air mata, aku hanya menatap matanya , mentap tajam, tapi aku masih tidak tahu mengapa, lalu saat kudengar lantunan ayat ayat itu dari mulutnya yang bergetar aku langsung tersadar bahwa ia, hatinya sedang berpisah dalam ruang, lalu datang ia dengan hiruk pikuk dan jeritan tangis yang cukup menyatakan bahwa ia hancur, maka semua larut dalam tangis tapi  aku masih terlalu tegar untuk itu maka aku memutuskan keluar, saat itu langit malam Nampak merah aku hanya memandangnya hingga pagi,
dan saat matahari menyapaku datang bersama mereka yang katanya juga turut berduka cita, maka aku hanya melihat lalu tersnyum aku masih mersakan ketulusan dan kepedulian,hingga matahari naik keatas kepalaku lalu dengan pidato singkat yang menyatakan kebaikan ia yang telah terbalut kafan kami pun berangkat dengan jerit dan tangis yang mengiringi,
aku suka saat mereka bersaksi saat selesai solat, apa jenazah ini baik? “BAIK” semua menyahut walau aku bisa melihat ada hanya baik tanpa arti atau ketulusan, setelah itu ending favorite ku ending dari semua ending didunia ini akhir dari semua cerita, “KUBUR” aku memberi salam sebelum masuk ke deretan nisan yang bisu yang masih membuat aku, ragaku bergetar saat melihatnya bahwa aku mempertanyakan kesiapanku siapkah aku jika aku dimintai pertanggung jawabanku?, siapkah aku akan segala urusanku didunia ini?,
maka aku melangkah dengan kaku membawa nya ke lubang yang berukuran lebar  kurang dari 2 meter saat aku melihatnya aku masih bergetar saat tangan tangan itu mengantarkannya lalu saat itu ada seseorang yang datang, seorang dari rahimnya yang berjarak ribuan mill darinya, sekarang datang hampir terlambat sesaat sebelum kubur ditutup dia masih sempat melihat wajah dia yang dulu mendidiknya hingga seprti sekarang dia yang rela kehilangan nyawa untuknya,
aku tepat didepannya untuk melihat sorot matanya ketika dia melihat jasad ibunya telah tergeletak didalam lubang yang mereka bilang liang lahat, sorot matanya cukup mengartikan penyesalan dan kehilangan, dia hanya diam lalu duduk disebelahku dibadan nisan yang kutak tahu siapa didalamnya lalu doa pun dikumandangkan untuk mengantarkan nya kealam yang lain,
lalu kami pulang sementara aku hanya diam ketika dia yang duduk disebelahku juga diam hanya sedetik kemudian aku mendengar deru nafas dan suara yang bergetar lalu dia bangkit dan berjalan linglung kearah makam dia duduk tepat didepan makam itu dia memandang nisan itu dengan tatapan penuh arti tapi aku belum mampu mengartikannya, kurasakan tatapan itu dalam lebih dalam dari tatapan siapapun didunia ini kepadaku, kurasakan itu seperti limpahan seluruh isi hatinya, dia hanya diam kemudian bangkit lalu pergi, aku mengikutinya dari belakang, sampai sore itu kami pulang, aku masih mengingat sebuah kata kata  dari orang tua berumur 84 tahun
“TELAH SAMPAI PERJANJIAN ITU PADANYA MAU DIAPAKAN LAGI?”
Sebuah kata yang aku tak cukup tegar untuknya,               

MHM, 07-03-13