Rabu, 18 Juni 2014

Rindu

Disini gelap aku tak kuasa melihat
Aku meraba raba sesuatu yang mungkin tak pernah ada
Apa?
Rindu tak tampak 
hanya mengusik memaksamu melirik 
Cukup untuk buatmu mengerti apa itu derita
Rindu hingga menderita

Hujan berhenti!
Biar kemarau mengajarkan pada gajah arti ketiadaan
  
Api bakar hutan!
Biar binatang binatang itu mengerti  perih kehilangan

Biar mereka mengerti
Rindu ada karena ketiadaan
Karena kau telah terbiasa ia ada
Hingga semua tak terjangkau kau tak mampu tau
Menghantam terlampau telak hingga kau tak lagi sanggup berdiri
Lalu pada pembaringan itu kau sadar
Ia tak lagi ada

takkan ada tak lagi akan kembali
kehilangan bermain terlalu kasar
mendorong hingga semua sendi sendi itu hancur barantakan
meyakinkan apa yang selalu orang tua itu katakan
cinta sumur derita

aku hilang
sampai mati adalah hal yg paling masuk akal untuk dilakukan

aku pembenci rindu

MHM 17-06-2014



Jumat, 13 Juni 2014

Waktu

waktu adalah kereta dimana keadaan adalah stasiun tua
beberapa orang punya tujuan
beberapa lagi menunggu tiket tapi kehabisan

waktu adalah kereta dimana kenyataan adalah tujuan berikutnya
beberapa orang tau dimana
beberapa lagi hanya ikut digerbong kereta

waktu adalah kereta dimana kenangan adalah pemberhentian sebelumnya
semua tak mau peduli darimana
mereka hanya ingin pergi naik kereta

waktu adalah kereta dimana cinta adalah penjaja makanan
ia akan ikut jika tidak terlambat
segera turun setelah habis

waktu adalah kereta dimana rindu adalah pesakitan dikursi roda
ia terlambat
selalu terlambat
menangis kesakitan tapi tiada yang sudi bertanya mengapa

waktu adalah kereta dimana pedoman adalah relnya
ia harus berjalan diatasnya
seberapapun miring tanah adanya

waktu adalah kereta dimana pilihan adalah rel yang bercabang
kau harus tau arah
tau kemana rel menuju

waktu adalah kereta dimana duka adalah persimpangan jalan
ia tak bisa berhenti
apapun yang melintang didepannya

waktu adalah kereta dimana aku adalah penumpang yang kebingungan
tak mengerti dimana harus berhenti

MHM 13-06-2014

Kamis, 08 Mei 2014

batu tak rapuh

Ini kisah si batu
pahamilah maka kau akan tau
kelembutan air dapat merubah batu menjadi pasir
kesejukan angin dapat merubah batu jadi debu

batu keras ya sibatu itu keras
tak ada yang menatap ragu
ia teguh ia tak rapuh
sibatu tak pernah mengeluh

yang salah batu selalu berada pada tempat yang salah
mereka bilang ia penghalang jalan
mereka bilang ia penyandung kaki

batu tak rapuh
angin tak mampu menghempas batu
ia memang akan selalu jadi debu

batu itu teguh
bukan air bukan hanya air
batu jadi pasir bukan karena air

ini semua ulah sang waktu
waktu bilang kau rapuh kau tak cukup teguh
lihat angin membuatmu jadi debu
lihat air membuatmu jadi butir butir pasir

batu hanya batu
ia hanya diam digoda angin
tak bergidik dibelai air

batu hanyalah sibatu
ikhlas menunggu perlahan ia retak
ia tau ia akan retak

batu tak mengeluh
akhirnya aku akan selalu didasar sungai menjadi pasir
pada akhirnya aku akan selalu menjadi debu diatas tanah

batu tak pernah mengeluh
semua tau batu tak rapuh

abi_

MHM 08-05-2014 

Jumat, 04 April 2014

kau telah kehilangan segalanya

bila kau kehilangan kepercayaan
maka hiduplah dalam kecemasan
hiduplah dalam kebimbangan

bila kau kehilangan pedoman
maka jalanilah sesatnya jalan
tak perlu perdulikan tanda disetiap persimpangan

bila kau kehilangan kekuatan
sesali kelemahan
sadari keangkuhan

bila kau kehilangan kemampuan
rasakan ketidak berdayaan
kau tak lagi berguna kan?

bila kau kehilangan harapan
termangulah dirimu dalam kehampaan
terbodohi keputus asaan

bila kau kehilangan tuhan
ah..apalagi yang bisa kukatakan?
jangan kau merengek pada dinginnya tuhan?


karena jika dirimu telah kehilangan tuhan

kau telah kehilangan segalanya


MHM 04-04-2014

Sabtu, 29 Maret 2014

aku yang pergi

ini kepala kita 
telinganya bukan dua
ah tidak..
telinganya dua
memang begitu yg dibuat sang pencipta?

yang mengganggu itu suara-suara
kita disesatkan suara suara

kita terlalu risau
terlalu tertekan apa yg orang katakan

itu lucu ketika sebenarnya bukan itu..
terlalu tinggi ego beradu
takut atau ragu
apa dia memang cinta aku?

cinta aku yang pergi
jika memang dirimu tak sudi

MHM
28-03-2014

Kamis, 13 Februari 2014

lekas pulang

matahari telah terbenam..hari sudah berganti malam.. namun ayah belum jua pulang..
aku duduk dipelataran.
ditemani kopi dengan panasnya kerisauan

aku risau ayah..lekas pulang..
cukup sudah setiap inginku kau perjuangkan
cukup sudah kebahagiaanku kau usahakan

aku malu ayah
aku ini bisa apa?
aku telah berbuat apa?

aku malu ayah
aku ini anak macam apa?
karena hanya kesal yang kulontarkan untuk menjawab inginmu
ketika tanpa menyesal kuludahi setiap pesan yang kau sampaikan
hanya agar aku tak jatuh..
hanya agar aku tak melenceng terlampau jauh

ayah lekas pulang.. aku rindu
aku rindu pada erat rangkulanmu 
aku rindu diujung pesan kau sampaikan 
indah rangkaian kata berisi jutaan pesan berharga

ayah aku rindu
pada setiap ujian yang kau berikan 
agar aku tetap kokoh diterjang cobaan
tetap teguh dirayu godaan

ayah terkadang aku merasa lucu 
ketika mereka bilang kau tak lebih berharga dibanding ibu
yang lucu
mereka terlampau bodoh untuk tau
atau tak peka tuk merasa
kau tak pernah mengumbar ngumbar cinta
hanya memainkan peran dibelakang layar
tanpa berharap harap meriahnya tepuk tangan

ayah lekas pulang..lekas datang..
jangan sampai mengejar ngejar yang tak terkejar

ayah lekas pulang
jangan sampai melawan tuhan


abi_
MHM-13-02-2014

Jumat, 31 Januari 2014

Senyum itu

Indah.. Ia indah
pengobat gundah
penghilang resah

Kembang yang merekah itu..
ia pun tertuduh kalah..

Indah.. Ia Indah
Namun sayang kau harus pandai menelaah
Tak semua Bibir tersimpul punya sebab indah

senyum..tersenyumlah sayang..
biarpun semua derita rapi tertata diujung setiap senyum itu

senyum.. tersenyumlah sayang..
walau terselip remah sakit itu selalu kau rasa

karena..
waktu mau berputar hanya tuk mengulang senyum itu lagi
semesta rela melambat hanya karena ingin melihat ..senyum itu

Lama..
sampai dimana 
bila akhirnya tuhan memintamu pulang kepadanya 
bawa senyum itu..
biar tuhan tau 
Senyum itu dapat buat semua tekad tak lagi bulat

senyum itu mampu buat segala derita menjadi semanis gula

Inspiring by: PAN
MHM-31-01-2014