Rabu, 26 Desember 2012

Ayah

Bulan malam hanya membisu
Ceritakan aku letihnya ragamu
Beritahuku bahwa kau lesu
Mentari pagi menghantam
Ceritakan aku kulitmu yang legam
Beritahuku kau pernah rasakan kelam
Ayah
Nafasmu beri aku arti
Dorong aku tuk raih puncak tertinggi
Tatapmu dalam
Menusuk, telanjangi fikirku
Menopangku dalam kaku
Ayah
Jikaku terbuai nafsu
Terucap katamu
luruskan niatku
Jikaku Salah artikan hidup
Kau ajarkan aku jangan redup
Jika aku mulai lelah
Kau suruh aku jangan menyerah
Ayah
Nanti kala kakiku berpijak dibintang
Tak ada nada lantang
Hanya senyummu yang tak lekang
Sayangmu tak pernah hilang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar