Selasa, 12 November 2013

aku tak mengerti

Pagi itu..
diantara haru pilu mengenang ia yang menebus harga diri bangsa dengan nyawanya.. ia yang menelan sebongkah derita tanpa mengunyahnya.. ia yang menyeret nyeret badannya yang menolak untuk tetap berderap yang hanya ingin segera meratap..

aku tertawa..
jangan kira aku berfikir semua ini hanya sandiwara sayang, dunia ini terlalu nyata untuk disebut fana namun terlalu fana untuk dikatakan nyata.. aku juga tertawa bukan karena segala tipu itu lucu atau semua kebenaran itu mengenyangkan..

aku hanya tertawa sayang..
menertawakan bagaimana manusia sanggup saling menguliti.. bagaimana manusia sanggup terlalu lama membenci.. yang aku tak mengerti bukan kata yang menyayat nyayat hati.. bukan.. aku tak mengerti bagaimana dengki bisa memberi doktrin untuk saling menuang racun saat tertawa minum bersama.. saling menggali lubang saat hendak melewati jalan bersama..

aku tak mengerti..
bagaimana bisa kepalanya sebesar itu saat berkuasa?.. bagaimana bisa ia senaif itu sedang ia berada dibelakang dusta?.. bagaimana bisa ia serakus itu sedang semesta pun rela membagi isinya

yang aku tak mengerti sayang..
mengapa mereka suka saling melukai.. aku tak mengerti bagaimana moral lenyap dari kami.. ya aku bilang kami.. anak anak bangsa.. bagaimana bisa  ia menelan kepala gurunya yang ia sindir "sang penguasa"
mereka bilang ia pahlawan
ia sang pemberani
ia si ksatria
ia daud yang menumbangkan sang gholiath
tapi aku bilang ia hanya boneka yang kehilangan hati untuk merasa.. akal untuk berfikir.. dan juga akhlak untuk menghormati.. tapi aku takkan bilang ia yang kehilangan tuhan untuk menuntun karena aku tau tuhan takkan meninggalkan hambanya
ia hanya boneka yang dikendalikan "sang penguasa" sayangnya dunia terlalu penuhi orang orang yang ingin berkuasa,.. ingin punya kuasa..

yang aku tau..
dunia ini memang penuh dengan kepalsuan
penuh dengan persimpangan
penuh dengan kepentingan

yang aku tak mau sayang
aku tak mau mengikuti dua kubu yang saling menyikut
biar saja kita melihat pertunjukan ini sayang


pertunjukan dimana manusia saling menyebar citra, saling memupuk dengki

untukku,
yang tak mengerti

MHM-11-12-2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar