aku duduk dipelataran.
ditemani kopi dengan panasnya kerisauan
aku risau ayah..lekas pulang..
cukup sudah setiap inginku kau perjuangkan
cukup sudah kebahagiaanku kau usahakan
aku malu ayah
aku ini bisa apa?
aku telah berbuat apa?
aku malu ayah
aku ini anak macam apa?
karena hanya kesal yang kulontarkan untuk menjawab inginmu
ketika tanpa menyesal kuludahi setiap pesan yang kau sampaikan
hanya agar aku tak jatuh..
hanya agar aku tak melenceng terlampau jauh
ayah lekas pulang.. aku rindu
aku rindu pada erat rangkulanmu
aku rindu diujung pesan kau sampaikan
indah rangkaian kata berisi jutaan pesan berharga
ayah aku rindu
pada setiap ujian yang kau berikan
agar aku tetap kokoh diterjang cobaan
tetap teguh dirayu godaan
ayah terkadang aku merasa lucu
ketika mereka bilang kau tak lebih berharga dibanding ibu
yang lucu
mereka terlampau bodoh untuk tau
atau tak peka tuk merasa
kau tak pernah mengumbar ngumbar cinta
hanya memainkan peran dibelakang layar
tanpa berharap harap meriahnya tepuk tangan
ayah lekas pulang..lekas datang..
jangan sampai mengejar ngejar yang tak terkejar
ayah lekas pulang
jangan sampai melawan tuhan
abi_
MHM-13-02-2014