Kamis, 13 Februari 2014

lekas pulang

matahari telah terbenam..hari sudah berganti malam.. namun ayah belum jua pulang..
aku duduk dipelataran.
ditemani kopi dengan panasnya kerisauan

aku risau ayah..lekas pulang..
cukup sudah setiap inginku kau perjuangkan
cukup sudah kebahagiaanku kau usahakan

aku malu ayah
aku ini bisa apa?
aku telah berbuat apa?

aku malu ayah
aku ini anak macam apa?
karena hanya kesal yang kulontarkan untuk menjawab inginmu
ketika tanpa menyesal kuludahi setiap pesan yang kau sampaikan
hanya agar aku tak jatuh..
hanya agar aku tak melenceng terlampau jauh

ayah lekas pulang.. aku rindu
aku rindu pada erat rangkulanmu 
aku rindu diujung pesan kau sampaikan 
indah rangkaian kata berisi jutaan pesan berharga

ayah aku rindu
pada setiap ujian yang kau berikan 
agar aku tetap kokoh diterjang cobaan
tetap teguh dirayu godaan

ayah terkadang aku merasa lucu 
ketika mereka bilang kau tak lebih berharga dibanding ibu
yang lucu
mereka terlampau bodoh untuk tau
atau tak peka tuk merasa
kau tak pernah mengumbar ngumbar cinta
hanya memainkan peran dibelakang layar
tanpa berharap harap meriahnya tepuk tangan

ayah lekas pulang..lekas datang..
jangan sampai mengejar ngejar yang tak terkejar

ayah lekas pulang
jangan sampai melawan tuhan


abi_
MHM-13-02-2014

Jumat, 31 Januari 2014

Senyum itu

Indah.. Ia indah
pengobat gundah
penghilang resah

Kembang yang merekah itu..
ia pun tertuduh kalah..

Indah.. Ia Indah
Namun sayang kau harus pandai menelaah
Tak semua Bibir tersimpul punya sebab indah

senyum..tersenyumlah sayang..
biarpun semua derita rapi tertata diujung setiap senyum itu

senyum.. tersenyumlah sayang..
walau terselip remah sakit itu selalu kau rasa

karena..
waktu mau berputar hanya tuk mengulang senyum itu lagi
semesta rela melambat hanya karena ingin melihat ..senyum itu

Lama..
sampai dimana 
bila akhirnya tuhan memintamu pulang kepadanya 
bawa senyum itu..
biar tuhan tau 
Senyum itu dapat buat semua tekad tak lagi bulat

senyum itu mampu buat segala derita menjadi semanis gula

Inspiring by: PAN
MHM-31-01-2014



Jumat, 20 Desember 2013

Sebab Cinta

saat cinta datang lalu menghancurkan pilar pilar keteguhan
batas batas mulai retak tapi kau pertahankan untuk tak runtuh 

ego coba yakinkan kau dapat bertahan
tapi nyatanya cinta tak perlu bantuan waktu 
tak perlu kau lelah menyanggah
ia  memaksa sayang,, kau harusnya mengerti

pada akhirnya kau terpaksa menyerah
bukan karena hati kau katakan lengah
jangan merasa kau dapat membuang muka ketika cinta menyapa
jangan kira kau takkan terusik saat ia melirik

sebab cinta..
instrumen penyiksaan untuk jiwa yang tersesat dalam ruang kesendirian
lelucon murahan yang sengaja dibuat tuhan agar kau tau..!
kau tak sanggup digoda kesepian 

semudah itu kau menyerah..
semakin kau busungkan dada kau tegapkan badan
semakin cinta menawarkan keramah tamahan
tak perlulah kau berlagak menolak..

karena sayang..
jika kita memang tak ditakdirkan untuk mencinta
mengapa harus ada cerita adam dan hawa?
bagaimana kau berharap dunia ini tetap ada?

datanglah padanya..
katakan yang seharusnya..
bila ia perlihatkan keangkuhan
jangan kepala ikut kau dongakkan

berdamailah dengan cinta
walau dirimu kesakitan
beri cinta sebuah jamuan kehangatan
agar cinta sama tau

kau tak sehebat ketidakperdulianmu..

Kau tak cukup teguh
Kau hanya mainan tuhan yang rapuh



abi_
MHM-18-12-2013




Rabu, 20 November 2013

asal kau mengerti

bilamana aku mau akan kukejar
bilamana sudah inginku maka batu pun harus menunduk menyingkir dari jalanku
bilamana terbesit dibenakku itu mimpiku jangan salahkan angin karena terpaksa memutar arah untuk mendorongku

suatu masa aku lelah
takkan kuhujat angin sepoi sepoi itu
ia terlalu lugu
aku yang terlalu berharap disuap selalu

jikalau saja aku terbuai
itu bukan karena dunia menggoda
aku yang terlena
tak cukup kokoh kakiku memijak bumi
tak cukup kuat ragaku terus berlari

bahwa mimpi belum tentu dapat digenggam
siapa kiranya orang bodoh yang percaya dengan kepastian?
katakan padanya itu milik tuhan

tentang harapan yang tak jelas punya hubungan apa dengan kenyataan
siapa pula yang melarang orang berharap harap?
biar saja sayang.. biar ia mengerti apa itu harapan
biar dia paham makna kenyataan

bilamana aku terjatuh
tak ada yang boleh berkata aku rapuh..
biar aku menyeret nyeret badanku

bilamana aku terhempas ditanah
tak usah kau iba ayah

jika harus aku mati bersimbah darah
biarlah ayah..
asal kau mengerti
anakmu ini bukan lelaki lemah

MHM-20-11-2013






Selasa, 12 November 2013

aku tak mengerti

Pagi itu..
diantara haru pilu mengenang ia yang menebus harga diri bangsa dengan nyawanya.. ia yang menelan sebongkah derita tanpa mengunyahnya.. ia yang menyeret nyeret badannya yang menolak untuk tetap berderap yang hanya ingin segera meratap..

aku tertawa..
jangan kira aku berfikir semua ini hanya sandiwara sayang, dunia ini terlalu nyata untuk disebut fana namun terlalu fana untuk dikatakan nyata.. aku juga tertawa bukan karena segala tipu itu lucu atau semua kebenaran itu mengenyangkan..

aku hanya tertawa sayang..
menertawakan bagaimana manusia sanggup saling menguliti.. bagaimana manusia sanggup terlalu lama membenci.. yang aku tak mengerti bukan kata yang menyayat nyayat hati.. bukan.. aku tak mengerti bagaimana dengki bisa memberi doktrin untuk saling menuang racun saat tertawa minum bersama.. saling menggali lubang saat hendak melewati jalan bersama..

aku tak mengerti..
bagaimana bisa kepalanya sebesar itu saat berkuasa?.. bagaimana bisa ia senaif itu sedang ia berada dibelakang dusta?.. bagaimana bisa ia serakus itu sedang semesta pun rela membagi isinya

yang aku tak mengerti sayang..
mengapa mereka suka saling melukai.. aku tak mengerti bagaimana moral lenyap dari kami.. ya aku bilang kami.. anak anak bangsa.. bagaimana bisa  ia menelan kepala gurunya yang ia sindir "sang penguasa"
mereka bilang ia pahlawan
ia sang pemberani
ia si ksatria
ia daud yang menumbangkan sang gholiath
tapi aku bilang ia hanya boneka yang kehilangan hati untuk merasa.. akal untuk berfikir.. dan juga akhlak untuk menghormati.. tapi aku takkan bilang ia yang kehilangan tuhan untuk menuntun karena aku tau tuhan takkan meninggalkan hambanya
ia hanya boneka yang dikendalikan "sang penguasa" sayangnya dunia terlalu penuhi orang orang yang ingin berkuasa,.. ingin punya kuasa..

yang aku tau..
dunia ini memang penuh dengan kepalsuan
penuh dengan persimpangan
penuh dengan kepentingan

yang aku tak mau sayang
aku tak mau mengikuti dua kubu yang saling menyikut
biar saja kita melihat pertunjukan ini sayang


pertunjukan dimana manusia saling menyebar citra, saling memupuk dengki

untukku,
yang tak mengerti

MHM-11-12-2013

Kamis, 31 Oktober 2013

sayangnya..

Jauh..
disana nun jauh disana
mengintip diantara bilik bilik rindu
dia yang tak sengaja
membuat perjanjian dengan cinta

keruh..
air itu keruh
mengalir membawa segala macam cerita
lalu bermuara..
bermuara kesebuah telaga berbau duka
tercemar darah luka

kayuh..
kayuh sampan ini..
hingga tiba disebuah dermaga..
walau disana hanya kau temukan rasa kecewa

rapuh..
hati memang terlampau rapuh
semua kata maaf terbalas acuh tak acuh
segala kata memicing menuduh

keluh..
tak sanggup lagi mengeluh
saat harap tengah terbang namun menanti resah
saat itu pada kenyataan ia dipaksa kalah

sayangnya ia terlambat untuk sadar 
sayangnya tak ada yang menangkapnya saat ia jatuh




untukmu,
yang mengerti


MHM-31-10-2013




Rabu, 23 Oktober 2013

Aku hidup untuk apa?

aku.. sepotong daging yang diberi sedikit waktu..hanya sedikit untuk menjalani dunia dengan satu jalan buntu.. MATI.. apa aku.. apa aku sudah tahu?

aku memulai kisah dari sebuah lembah indah

berbekal harap.. lantas? pasrah..

berjalan diantara lorong lorong yang berhiaskan gundah

berbingkai harap yang terlampau indah

memilih setiap pintu yang berisikan kenyataan

menghindari setiap lubang yang dipenuhi khayalan

pada setiap persimpangan aku menegur untuk menanyakan arah
mereka menanyaiku kemana aku hendak menuju?
kukatakan pada mereka aku tak tau
ya kubilang aku sedang mencari
untuk itu aku berjalan
karena alasan itu aku disini didunia yang penuh kebimbangan ini

mereka memberiku pilihan..
ya kita semua pasti punya tujuan
mereka cekikikan
aku kebingungan

apa kau hidup untuk cinta?
aku bilang tidak seadanya
apa kau hidup untuk bahagia?
begitukah baiknya? aku balik bertanya
apa kau hidup untuk tuhanmu?
aku mulai meragu..

aku memilih pergi meninggalkan mereka
mereka tak tau apa apa
atau aku yang linglung tanpa pegangan cinta?

ya aku masih disini
dilorong lorong kosong ini
berjalan tanpa tujuan
melangkah tanpa tau arah

menyisipkan sebuah tanya untuk tuhan

AKU HIDUP UNTUK APA?

kembali lagi berjalan.. mencari tujuan


inspiring by CMD

MHM-23-10-2013